Penyebab Paru-paru Basah Yang Harus Dihindari

Kesehatan perlu dijaga, ketika sakit paru-paru menyerang, perlu anda ketahui penyebab paru-paru basah yang harus di hindari.

Selamat datang di salah satu situs resmi milik alfian herbal, kami merupakan agen resmi pusat penjualan obat herbal produk green world. Kesempatan kali ini kami akan berbagi informasi mengenai seputar kesehatan yang meliputi penyebab paru-paru basah yang harus dihindari.

Paru paru basah adalah infeksi akut pada paru-paru yang bisa disebabkan oleh virus, bakteri, dan jamur. Penyakit yang memiliki istilah medis pneumonia ini bisa berakibat fatal jika tidak ditangani dengan baik, oleh sebab itu langkah pencegahan menjadi hal yang sangat penting. Untuk dapat mencegahnya, maka kita harus tahu apa penyebab paru paru basah dan bagaimana penyakit ini ditularkan.

Pneumonia bisa terjadi pada salah satu bagian paru paru sebelah kanan, kiri atau bahkan keduanya. Proses infeksi dan peradangan yang terjadi membuat kantung-kantung udara (alveolus) terisi cairan, maka tak heran disebut sebagai paru paru basah, sehingga alveolus tidak dapat berfungsi normal. Padahal alveolus ini berfungsi sebagai tempat pertukaran oksigen (masuk) dan karbondioksida (keluar) pada saat bernafas.

Penyebab Paru-paru Basah Yang Harus Dihindari

Biasanya peradangan paru paru basah disebabkan oleh infeksi bakteri, tetapi juga dapat disebabkan oleh virus, jamur, atau parasit. Sejatinya kuman-kuman ini ada di sekitar kita. Walau demikian biasanya mereka tidak bisa melewati pertahanan alami orang yang sehat. Pada saat menghirup udara pernafasan, kuman-kuman akan disaring terlebih dahulu melalui hidung dan sepanjang saluran nafas untuk melindungi paru-paru dari infeksi. Sistem kekebalan tubuh tersebut diperani oleh bentuk hidung dan tenggorokan yang sedemikian rupa, reflek batuk dan bersin, dan adanya struktur rambut yang disebut silia di sepanjang saluran nafas untuk membantu menghentikan kuman agar tidak mencapai paru-paru.

Meskipun sudah sedemikian hebat, namun terkadang kumah berhasil masuk ke paru-paru dan menyebabkan infeksi. Hal ini lebih mungkin terjadi jika:

  • Sistem kekebalan tubuh lemah.
  • Tubuh gagal menyaring kuman dari udara yang dihirup.
  • Kuman sangat kuat.

Oleh sebab itu penyakit paru-paru basah paling umum diderita oleh mereka yang memiliki sistem kekebalan lemah, seperti orang tua, perokok, pecandu alkohol, dan orang yang menderita penyakit lain seperti stroke, flu dan lainnya. Misalnya, jika seseorang tidak memiliki reflek batuk karena stroke, kuman dapat teteap menyebabkan paru-paru, dan bisa menyebabkan paru-paru basah.

Ketika kuman mencapai paru-paru, kuman ini berusaha untuk berkembang biak dengan menghancurkan sel-sel tubuh, namun sistem kekebalan tubuh tidak tinggal diam. Tubuh akan mengirimkan berbagai jenis sel pertahanan untuk menyerang kuman. Pertempuram imi akam menyebabkan peradangan, alveoli (kantung udara) menjadi merah dan meradang serta terisi dengan cairan dan nanah. Lalu muncullah gejala paru-paru basah.

Faktor Resiko Penyebaba Penyakit Paru-paru Basah

– Usia

Paru-paru basah dapat mempengaruhi orang-orang di segala usia. Namun, dua kelompok umur yang memiliki resiko lebih besar terkena:

  • Bayi yang berusia 2 tahun atau di bawahnya (karena sistem kekebalan tubuh yang masih berkembang selama beberapa tahun pertama kehidupan).
  • Orang yang berusia 65 tahun atau lebih.

– Penyakit Paru

Paru Kondisi dan faktor-faktor lain juga meningkatkan risiko pneumonia. Seseorang lebih mungkin terkena paru paru basah jika memiliki penyakit paru-paru atau penyakit serius lainnya. Contohnya termasuk cystic fibrosis, asma, PPOK (penyakit paru obstruktif kronik), bronkiektasis, diabetes, gagal jantung, dan anemia sel sabit.

– Dirawat di ICU RS

Seseorang berisiko lebih besar terkena pneumonia jika berada di sebuah unit perawatan intensif (ICU) di rumah sakit, terutama jika menggunakan ventilator (mesin bantu napas).

– Daya tahan tubuh lemah

Memiliki sistem kekebalan tubuh yang lemah juga akan meningkatkan risiko terkena paru paru basah. Sistem kekebalan tubuh yang lemah bisa terjadi akibat penyakit seperti HIV / AIDS. Atau bisa juga sengaja dibuat lemah atau ditekan, misalnya karena menjalani transplantasi organ atau trnasplantasi sumsum tulang, kemoterapi (pengobatan untuk kanker), atau penggunaan steroid jangka panjang.

– Tidak ada reflek batuk

Risiko untuk terkena pneumonia juga meningkat jika memiliki kesulitan batuk karena stroke atau masalah menelan. Seseorang juga berisiko lebih tinggi jika tidak bisa bergerak banyak atau keadaan dibius (obat yang diberikan untuk membuat rileks atau mengantuk).

– Kebiasaan Buruk

Merokok, minum alkohol, atau kekurangan gizi juga meningkatkan risiko pneumonia. Baru saja mengalami pilek atau flu, atau terkena bahan kimia tertentu, polutan, atau asap beracun juga bisa menjadi faktor penyebab paru paru basah.

Cara Mencegah Penyakit Paru-Paru Basah

Setelah kita mengetahui penyebab paru-paru basah, maka diharapkan kita dapat mengambil langkah-langkah pencegahan sebagai berikut:

  • Vaksinasi terhadap kuman Pneumococcal Pneumonia, influenza virus, dan Haemophilus influekzae tipe b (Hib).
  • Cuci tangan dengan sabun dan air mengalir atau dengan antiseptik berbasis alkohol untuk membunuh kuman.
  • Tidak merokok. Merokok merusak kemampuan paru-paru untuk menyaring dan menyingkirkan kuman.
  • Menjaga sistem kekebalan tubuh yang kuat. Istirahat cukup, diet sehat dan aktivitas fisik.

Jika ada yang mengalami radang paru-paru, makaa ia harus membatasi kontak dengan keluarga dan teman-temannya. Anjurkan untuk menutup hidung dan mulut saat kontak batuk atau bersin, dan segera menyingkirkan tissue yang telah digunakan.

Simak terus situs http://obatherbalpenyakithepatitis.alfianherbal.com untuk mendapatkan informasi menarik dan bermanfaat. Terima kasih atas kunjungannya. Salam sehat!

Penyebab Paru-paru Basah Yang Harus Dihindari

Join the discussion...

Your email address will not be published. Required fields are marked *