Bahaya Menelan Pasta Gigi

Simak informasi Bahaya menelan pasta gigi yang akan kami berikan pada artikel kali ini, semoga bermanfaat. Jangan lupa share ke teman kamu.

Selamat datang di laman situs resmi milik Alfian Herbal yang merupakan salah satu agen resmi produk green world pusat penjualan obat herbal secara online terbesar terpercaya di penjuru tanah air. Kesempatan kali ini kami akan berbagi informasi mengenai bahaya menelan pasta gigi. Sebagian orang awam menelan pasta gigi tidak jadi masalah tapi disini kami akan memeberikan dampaknya.

AGEN WALATRA

Dahulu orang-orang membersihkan gigi mereka dengan memanfaatkan serbuk batu bata atau dengan metode bersiwak. Namun karena adanya perkembangan zaman yang semakin modern, orang-orang telah beralih menggunakan sikat gigi dan juga pasta gigi untuk membersihkan gigi mereka. Segala macam produk pasta gigi yang beredar di pasaran digadang-gadang mengandung bahan aktif untuk mencegah perkembangan bakteri penyebab bau mulut, memutihkan gigi, mencegah gigi berlubang, dan juga mencegah bau mulut. Terlepas dari itu semua, sebenarnya menggunakan pasta gigi terlalu berlebih justru berakibat tidak baik bagi kesehatan. Sayangnya, justru banyak orang yang menggunakan pasta gigi secara berlebih dengan alasan agar hasilnya lebih maksimal.

bahaya menelan pasta gigi

Bahaya menelan pasta gigi | Tanpa sengaja kadang seseorang menelan pasta gigi (odol) yang sedang digunakan. Tapi sebaiknya hal ini tidak menjadi suatu kebiasaan, karena menelan pasta gigi berflouride bisa menimbulkan efek samping. Pasta gigi umumnya mengandung berbagai senyawa seperti deterjen, bahan kimia agar kesat dan gigi bersih, pewarna, kalsium dan juga perasa. Serta beberapa pasta gigi kini mengandung flouride. Bahan ini umumnya tidak aman jika terlalu sering tertelan dan jumlahnya berlebihan dalam tubuh.

walatra sehat mata

Bebeda dengan orang dewasa ketika anak anda mulai berlajar menggosok gigi, pasta gigi yang harus di gunakan pasta gigi yang dikhususkan buat anak-anak. Pasta gigi jenis ini umumnya memiliki beragam rasa dan manis seperti rasa strowberi, anggur, jeruk, mint dan lain-lain. Tidak jrang anak ketika menggosok gigi menyicipi pasta gigi atau bahkan menelannya.

1. Detergen

Hampir semua produk pasta gigi mengandung detergen. Manfaat detergen dalam pasta gigi ialah untuk menciptakan busa ketika menyikat gigi sehingga kebersihan gigi terasa lebih terjaga. Adapun jenis detergen yang biasa dipakai dalam pasta gigi adalah sodium luryl sulfate atau sering disingkat dengan SLS. Kandungan detergen dalam pasta diklaim mampu memberikan kebersihan maksimal dan juga memutihkan gigi. Namun kenyataannya, kandungan detergen dalam sikat gigi bisa membahayakan kesehatan.

  • Bagi sebagian orang, kandungan detergen dalam pasta gigi justru bisa memicu munculnya luka di gusi dan juga dinding mulut. (Baca juga: penyebab gusi bengkak)
  • Selain itu, detergen yang terkandung di dalam pasta gigi juga juga bisa membuat gigi kesulitan mengembalikan lapisan mineral fluor yang terkikis saat menyikat gigi. Tanpa adanya fluor dalam lapisan gigi maka gigi akan lebih mudah berlubang.
  • Bahkan beberapa jurnal penelitian menyebutkan bahwa penggunaan pasta gigi mengandung detergen bisa memicu sariawansecara berulang dan dapat memicu rasa nyeri pada lapisan mulut.

Untuk panduan aman penggunaan pasta gigi, pilihlah pasta gigi yang bebas detergen atau hanya memiliki kandungan detergen kurang dari 0,5%.

obat pembersih rahim

2. Fluoride

Hampir setiap produk pasta gigi mengandung fluoride. Fluoride dianggap bisa melindungi email gigi dari bahaya zat asam dan juga mencegah gigi berlubang. Namun di balik itu semua, ternyata penggunaan fluoride bagi gigi juga bisa berbahaya.

  • Berdasarkan hasil penelitian di Belgia, kandungan fluoride dalam pasta gigi bisa memicu kerusakan sistem saraf dan memicuosteoporosis. Hal inilah yang juga mendorong pemerintah Belgia untuk melarang beredarnya permen dan juga berbagai jenis tablet yang mengandung fluoride.
  • Tahun 1990, berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh Dr. John Colquhoun terhadap 60.000 anak sekolah yang diberi perlakuan fluoride menemukan bahwa penggunaan fluoride ternyata bisa memicu keropos gigi.
  • Penggunaan fluoride juga berpengaruh pada tingkat kesuburan wanita. (Baca juga: makanan untuk kesuburan)
  • Berdasarkan penlitian itu pula dikatakan bahwa penggunaan 1 ppm fluoride di dalamair bisa menghasilkan zat yang dapat merusak saraf otak. Zat tersebut dapat memicu penyakit Alzheimer.

Sebenarnya penggunaan fluoride tidak membahayakan selama tidak berlebihan. BPOM telah menyarankan kadar fluoride yang paling aman adalah antara 800 sampai 1500 ppm. Sedangkan untuk pasta gigi anak-anak berkisar pada angka 250 sampai 500 ppm.

3. Minyak Peppermint

Apakah anda sering m,erasakan sensasi segar atau rasa mint dalam pasta gigi ? Bisa dipastikan hampir semua produk pasta gigi mengandung bahan ini agar pasta gigi memberikan efek segar di mulut ketika digunakan. Sayangnya. kandungan minyak pappermint di dalam pasta gigi bisa membahayakan kesehatan bila tertelan, seperti menyebabkan denyut nadi melemah, mulas, dan juga tumor.

4. Gliserol Glikol

Jika pasta gigi selama ini tidak mudah mengering ataupun mengeras maka hal tersebut karena adanya kandungan gliserol glikol pada pasta gigi. Namun kandungan zat tersebut diketahui memberikan efek mual pada penggunanya. Jadi, jika Anda sering merasakan mual dan ingin muntah ketika menyikat gigi maka bisa jadi hal tersebut karena adanya kandungan gliserol glikoldalam pasta gigi.

5. Formaldehid

Hampir semua produk pasta gigi mengandung bahan kimia tersebut. Fomaldehid berguna sebagai pembunuh bakteri dan juga untuk mengawetkan pasta gigi. Sayangnya, jikapasta gigi yang mengandung bahan kimia tertelan, dalam jangka panjang bisa memicu kerusakan fungsi ginjal dan juga hati.

6. Sakarin

Kandungan sakarin yang sangat tinggi biasanya terdapat di dalam pasta gigi anak. Sakarin tersebut akan memberikan rasa manis dalam pasta gigi ketika digunakan. Karena itulah anak-anak akan menyukai rasa manis di dalam pasta gigi. Sayangnya, penggunaan jangka panjang pasta gigi yang mengandung sakarin bisa menyebabkanlidah menjadi terasa kebal.

Menelan sejumlah besar pasta gigi secara teratur bisa menyebabkan nyeri lambung dan kemungkinan mengakibatkan penyumbatan usus.

Sementara itu gejala tambahan lain yang bisa terjadi adalah:

– Kejang-kejang.

– Diare.

– Kesulitan bernapas.

– Detak jantung yang melambat.

– Mual dan mutah.

– Tiba-tiba merasa kelemahan.

– Terasa asin atau rasa sabun di mulut.

Itulah beberapa bahaya menelan pasta gigi. Untuk menghindari beberapa dampak bahaya dari bahan kimia yang ada di dalam pasta gigi tersebut, gunakanlah pasta gigi sesuai dengan aturan pemakaian. Penggunaan pasta gigi secara berlebihan nyatanya justru bisa memicu berbagai masalah kesehatan. Semoga informasi yang kami sampaikan bermanfaat bagi anda. Terimkasih sudah berkunjung.

Bahaya Menelan Pasta Gigi

Join the discussion...

Your email address will not be published. Required fields are marked *