Sering Merasa Lelah Padahal Sudah Cukup Tidur?

Hati-hati sering merasa lelah padahal sudah cukup tidur, sekedar lelah atau sedang sakit? berikut penjelasannya.

Berjumpa kembali di situs resmi milik alfian herbal yang merupakan pusat penjualan obat herbal produk green world yang aman di konsumsi tidak menuimbulkan efek samping berbahaya pada kesehatan tubuh anda. Kesempatan kali ini kami akan berbagi informasi mengenai seputar kesehatan yang meliputi sering merasa lelah padahal sudah cukup tidur? Banyak setiap orang yang mengalami hal seperti itu, dan banyak yang bertanya-tanya apakah penyebabnya? apa sekdar lelah atau sedang sakit? Tak usah khawatir kami disini akan memberikan penjelasan mengenainya dengan rinci.

Apa jadinya jika tubuh selalu lunglai dan tidak bersemangat? Ngantuk-ngantuk melulu itu memang merisihkan. Apalagi di zaman orang serba harus produktif seperti ini. Mengakibatkan pekerjaan yang seharusnya bisa segera diselesaikan, malah jadi ketunda. Yang gawatnya lagi, kalau sampai gara-gara ngantuk mengakibatkan kecelakaan. Bisa-bisa pekerjaanmu banyak yang tidak selesai. Biasanya kita buru-buru meyimpulkan kalau kita kurang tidur dan istirahat. Padahal hal tersebut tidak selalu benar. Kurang tidur memang bisa menyebabkan kelelahan. Akan tetapi, hal tersebut bukanlah satu-satunya faktor yang membuatmu selalu merasa lelah.

Sering Merasa Lelah Padahal Sudah Cukup Tidur? Ini Di Penyebabnya

– Kurang Berolahraga

Anda pasti berpikir, sesudah lelah beraktivitas seharian, untuk apa berolahraga? Padahal berdasarkan hasil penelitian, olahraga teratur dapat mengatasi rasa lelah yang berlebihan, serta meningkatkan energi. Jadi jadwalkan untuk latihan berolahraga mulai saat ini.

– Terlalu Banyak Mengkonsumsi Gula

Camilan manis memang selalu menggoda. Sayangnya, terlalu banyak gula dapat membuat energimu drop. Kalau cuma satu potong memang tidak masalah, namun studi menunjukkan jika gula bersifat lebih adiktif dibandingkan kokain. Pasti maunya lebih dari satu potong. Begitu mengkonsumsi gula, memang energimu melonjak naik. Akan tetapi dalam hitungan setengah jam bisa dipastikan kamu akan merasa lelah dan ingin makan manis-manis lagi. Kalau kamu sering lelah dan merasa konsumsi gulamu terlalu banyak, ganti dengan makanan manis yang tidak akan menguras energimu, seperti apel atau selai kacang.

– Dehidrasi

Banyak orang yang tidak memenuhi kebutuhan cairan tubuh mereka dengan semstinya. Mereka mengira tanda-tanda dehidrasi hanyalah ketika mereka merasa kehausan. Padahal tanda-tanda dehidrasi yang lain biasanya sudah muncul, termasuk merasa lemah dan lelah, serta pusing dan tidak bisa berkonsentrasi.

– Kekurangan Zat Besi

Zat besi memiliki perang yang sangat penting dalam menyediakan energi bagi tubuh.Ketika tubuhmu tidak memiliki banyak sel-sel darah merah untuk mengangkut oksigen keseluruh tubuh, maka kamupun akan merasa lelah. Inilah yang terjadi kalau kamu kekurangan zat besi. Kamu bisa mengkonsumsi suplemen zat besi atau makanan-makan tinggi zat besi seperti seafood, kacang-kacangan, biji-bijian.

– Kebanyakan Makan

Kebanyakan makan, sampai kekenyangan, lalu mengantuk, faktanya banyak kita indera. Soalnya kalau banyak banget makanan masuk ke tubuh kita, maka tubuh membutuhkan insulin dalam jumlah yang sangat besar. Sementara, pankreas tidak bisa memenuhinya. Hingga tubuh pun kelelahan lantaran beban tersebut. Akhirnya tubuh akan memberikan reaksi mengantuk untuk bisa mengolah semua makanan. Terlebih lagi, semakin banyak makanan masuk, maka semakin berkuranglah kapasitas oksigen yang masuk ke tubuh kita. Seperti yang dijelaskan sebelumnya, kurang oksigen pun bikin kita jadi lelah dan ngantuk.

Sekedar Lelah Atau Sedang Sakit ?

Sering merasa lelah padahal sudah cukup tidur

Seperti yang dilansir di alodokter. Merasa letih setelah beraktivitas panjang atau saat tubuh sedang kurang sehat adalah hal yang biasa. Namun ada baiknya untuk memeriksakan diri jika Anda terus-menerus merasa lelah, meski sudah tidur sebanyak delapan jam sehari. Secara medis, kelelahan dapat menjadi pertanda adanya penyakit tertentu di dalah tubuh. Berikut ini salah satu genjala yang menyebabka keletihan.

1. Depresi

Pada beberapa kasus, depresi dan kecemasan bisa meluruhkan semangat dan membuat Anda mengalami keletihan yang tidak tertahankan. Selain lelah, depresi bisa membuat Anda mengalami kurang tidur, merasa tidak berharga, mengalami gangguan pola makan, dan dapat memicu gejala penyakit serius.

2. Anemia

Anemia defisiensi besi adalah kondisi saat produksi sel darah merah menurun. Kondisi ini menyebabkan pengidapnya merasa lelah terus-menerus. Anemia dialami oleh sekitar 5% pria dan wanita pascamenopause, tapi lebih banyak dialami oleh wanita yang sedang menstruasi atau hamil. Pengidap anemia akan mudah letih, tidak bertenaga, dan merasa otot-ototnya berat. Penyakit ini dapat dideteksi dengan prosedur tes darah.

3. Penyakit Celiac

Celiac adalah penyakit yang terjadi saat tubuh pengidapnya tidak dapat menoleransi substansi bernama gluten. Gluten adalah protein yang terkandung di dalam tepung terigu sebagai bahan dasar roti, kue, mie. Sistem kekebalan tubuh pengidap Celiac bereaksi negatif terhadap hasil pencernaan gluten. Reaksi ini menimbulkan kerusakan dinding usus kecil yang akhirnya menurunkan penyerapan nutrisi dan zat gizi secara keseluruhan. Secara global, penyakit yang bersifat genetis ini dialami oleh setidaknya 1% hingga 2% populasi dunia. Penyakit ini dapat didiagnosis dari pemeriksaan darah. Selain kelelahan, Celiac juga ditandai dengan anemia, diare, dan turunnya berat badan.

4. Sindrom kelelahan kronis

Sindrom ini disebut juga myalgic encephalomyelitis (ME). Myalgia berarti nyeri otot dan encephalomyelitis berarti peradangan pada tulang belakang dan otak. Orang yang mengalami ME umumnya merasa sangat lelah pada tiap hari hingga jangka waktu setengah tahun. Selain kelelahan, pengidap biasanya juga mengalami nyeri otot, sakit kepala, dan sakit tenggorokan. Walau banyak penelitian yang telah dilakukan, sampai saat ini belum diketahui dengan pasti penyebab dasar sindrom kelelahan kronis.

5. Hipotiroidisme

Kondisi yang lebih banyak dialami wanita dan usia lanjut ini terjadi ketika kadar hormon tiroid seseorang terlalu rendah. Hipotiroidisme membuat pengidapnya mengalami nyeri otot, penurunan berat badan, dan merasa lelah. Hipotiroidisme dapat didiagnosis dengan prosedur tes darah.

6. Sleep apnea

Dalam bahasa Yunani, apnea terdiri dari “a” yang berarti tidak ada dan “pnea” yang berarti pernapasan atau udara. Apnea berarti tidak ada pernapasan. Saat tidur, pernapasan para pengidap sleep apnea terganggu karena tenggorokan menyempit dan menutup. Bentuk gangguan pernapasan saat tidur inilah yang membuat Anda bangun dengan merasa lelah. Selain menimbulkan dengkuran, apnea bisa mengakibatkan penurunan kadar oksigen di dalam darah.

7. Gangguan kecemasan

Wajar jika sesekali seseorang merasa cemas tentang beberapa hal. Namun ada sebagian orang yang mengalami generalized anxiety disorder (GAD) yang membuat mereka terus-menerus merasa cemas tiap saat. Rasa cemas ini sering tidak terkontrol dan akhirnya memengaruhi kehidupan mereka.

8. Diabetes

Penyakit yang dapat didiagnosis dengan prosedur tes darah ini adalah kondisi saat kadar gula di dalam darah Anda terlalu tinggi. Kelelahan yang tidak tertahankan, kelaparan berikut kehausan, turunnya berat badan, serta peningkatan intensitas untuk buang air kecil adalah gejala-gejala utama diabetes.

9. Demam kelenjar

Penyakit yang banyak dialami para remaja dan orang-orang setengah baya ini bisa menimbulkan sakit tenggorokan, pembengkakan kelenjar, demam, dan kelelahan. Keletihan tersebut  bahkan dapat  tetap dirasakan hingga berbulan-bulan meski semua gejala demam kelenjar lain telah hilang dalam waktu sebulan.

1. Sindrom kaki resah 

Pengidap sindrom kaki resah sering merasakan ketidaknyamanan pada kakinya saat tidur, apalagi saat berbaring. Rasa tidak nyaman ini akan hilang jika berjalan atau digerakkan. Ini membuat pengidapnya tidak tenang dan sulit tidur nyenyak di malam hari. Penyakit ini belum diketahui pasti penyebab dasarnya tapi dipercayai bahwa anemia dan kekurangan zat besi dalam tubuh dapat memperburuk kondisi ini.

Memang sulit untuk menentukan apakah kondisi Anda yang sekadar sedang lelah bisa merujuk kepada penyakit serius tertentu. Jika rasa lelah Anda bersifat menetap hingga berbulan-bulan, sebaiknya Anda memeriksakan diri kepada dokter untuk mendiagnosis adanya kemungkinan lain. Pada lain sisi jika keletihan Anda disertai gejala-gejala berikut ini, bisa jadi Anda memang mengalami pertanda kondisi yang lebih serius:

  • Sakit kepala
  • Kebingungan
  • Sembelit
  • Insomnia
  • Penglihatan buram
  • Terjadi pembengkakan pada bagian tubuh tertentu
  • Berat badan menurun tanpa sebab yang jelas

Nah, bagi anda sering mengalami kelelahan tetapi sudah cukup tidur makan kurangilah konsumsi makanan yang bedampak menjadi lelah, bila tidak ada perubahan semaksimal mungkin maka segera berkonsultasi ke dokter. Semoga bemanfaat

Sering Merasa Lelah Padahal Sudah Cukup Tidur?

Join the discussion...

Your email address will not be published. Required fields are marked *