Pertolongan Pertama Pada Anak Demam

Melihat kondisi anak demam tinggi disertai kejang pasti akan membuat orangtua panik. Maka segera atasi dengan pertolongan pertama pada anak demam.

Selamat datang di situs resmi milik alfian herbal yang merupakan distributor resmi pusat penjualan obat herbal produk green world yang aman, mudan, terjangkau, terpercaya dan tersebar luas di penjuru tanah air. pada kesempatan kali ini kami akan berbagi informasi mengenai seputar kesehatan yang meliputi pertolongan pertama pada anak demam.

Sebagai orang tua tentunya pasti khawatir ketika si anak mengalami demam. Demam adalah keluhan yang paling sering terjadi ketika orangtua berkonsultasi ke dokter, berdasarkan data yang dilansir oleh Ikatan Dokter Anak Indonesia. Setidaknya, sekitar 30 persen total kunjungan konsultasi merupakan keluhan demam. Faktanya, demam bukanlah penyakit utama. Melainkan, reaksi tubuh terhadap suatu penyakit bahwa tubuh sedang melawan infeksi. Untuk memastikan anak demam, orangtua harus mengukur suhu anak. Dikatakan demam apabila suhu tubuh melebihi 37,5 derajat celcius.

Meski begitu, terdapat kondisi tertentu yang membutuhkan perhatian lebih. Anda harus waspada ketika bayi mengalami demam yang disertai dengan tanda-tanda seperti ini:

  • Tidak nafsu makan.
  • Tidak responsif.
  • Memiliki ruam.
  • Uring-uringan saat tidur.
  • Terlihat lesu dan tidak bersemangat saat diajak bermain.
  • Pernafasannya terganggu.
  • Kejang.
  • Terlihat tanda-tanda dehidrari, seperti mulut kering tidak ada air mata saat menangis, atau popok tidak sebasah seperti biasanya.
  • Bola mata memutar.
  • Anak menjadi muntah.

Pertolongan pertama pada anak demam

Menurut para ahli, apabila kejang demam pada anak berlangsung sebentar, maka hal tersebut tidak akan menimbulkan efek yang membahayakan, tetapi jika kejang itu berlangsung lama dan berulang maka Anda harus melakukan tindakan pertolongan pertama, karena apabila terlambat akan memicu penyakit serius seperti kerusakan otak.

Pertolongan Pertama Pada Anak Demam

1. Letakkan anak di lantai

Anak yang kejang biasanya tubuhnya akan bergerak-gerak tidak beraturan. Karenanya,segera pindahkan anak ke lantai lapang dan jauhkan semua benda dari anak. Hal ini bertujuan agar anak tidak menendang atau memukul benda-benda keras saat kejang.

2. Baringkan posisi menyamping

Baringkan anak dengan posisi menyamping, jangan terlentang. Bunda juga harus memperhatikan berapa lama si kecil kejang, dari mulainya hingga selesai. Hal ini berguna untuk dilaporkan pada dokter nantinya.

3. Jangan memasukan apapun

Saat kejang, jangan memasukkan apapun pada mulut anak, sekalipun itu hanya air putih biasa. Juga tidak boleh mengguncangnya, menampar, atau mengikat anak. Cara-cara tersebut tidak akan membuat anak sadar. Lebih baik biarkan sampai kejangnya berhenti.

4. Jaga posisi anak

Meski kejang anak sudah berhenti, usahakan agar posisi anak tetap berbaring menyamping dan hadapkan wajah anak ke lantai. Segera bawa anak ke dokter untuk memeriksakan penyebab anak mengalami kejang tersebut.

5. Bedrest

Mengistirahatkan anak dari berbagai macam aktifitas adalah langkah yang tepat untuk mengatasi demam. “Biasanya, orangtua panik ketika tahu anaknya demam dan langsung dibawa ke RS. Sebaiknya, tunggu sampai tiga hari. Jika setelah tiga hari panasnya tidak turun, segera ke dokter.

6. Kompres dengan air hangat

Apabila penyebab demam adalah infeksi virus, anda dapat memberikan pertolongan pertama pada anak demam dengan cara mengompres dengan menggunakan air hangat. Air hangat dapat langsung pada pusat tubuh sehingga akan menurunkan suhu secara otomati. Hindari menggunakan alkohol atau air dingin. Alkohol akan berbahaya karena uapnya berdampak buruk ketika terhirup oleh bayi. Anda juga dapat menggunaka plester yang sering kali banyak dtemui dipasaran.

7. Selalu periksa suhu tubuh

Anda dapat mengontrol suhu tubuh anak dengan menggunakan termometer, suhu normal pada anak berkisar antara 36-37 derajat celcius, sehingga apabila anak anda memiliki sushu tubuh yang lebih tinggi 37 derajat celcius maka dapat diberikan terapi ringan terlebih dahulu, misalnya dengan banyak minum air putih sehingga anak anda tidak mengalami kekurangan cairan.

8. Terapi herbal

Terapi herbal sangat membantu, karena adanya proses evaporasi dalam tubuh dan memberikan relaksasi untuk anak. Biasanya terapi herbal menggunakan bawang merah. Ini bisa dilakukan untuk menurunkan demam anak. Caranya dengan membalurkan bawang merah yang sudah di potong tipis ke punggung anak. Dengan begitu, evaporasi atau penguapan panas akan terjadi.

9. Apabila bayi anda demam pada usia 3 bulan, suhu tubuhnya melebihi 37,5 derajat celcius sebaiknya segera diperiksakan ke dokter anak. Selain itu apabila anak demam dengan kondisi urinnya kental dan kakinya sering kali menggerak-gerakan, salah satu penyebabnya bisa dikarenakan infeksi saluran kemih atau demam yang tidak turun-turun selama 3 hari lebih disertai dengan mimisan atau bintik merah,sebaiknya segera bawa anak anda ke dokter untuk melakukan tes kesehatan.

Perhatian, hal yang perlu anda hindari ketika melakukan pertolongan pertama pada anak demam di atas:

  • Dilarang memberi aspirin pada anak yang sedang demam, hal ini akan menimbulkan keadaan yang lebih serius yaitu sindrom Reye’s.
  • Jika anak anda berusia 4 tahun ke bawah, hindari memberikan obat-obatan kombinasi seperti flu dan pilek. Jika berusia lebih dari 4 tahun pun cobalah baca indikasi yang tertera pada bungkus obatnya.
  • Hindari mandi dengan air terlalu dingin atau menyeka kulit dengan alkohol. Hal ini belum tentu dapat mengatasi demam si anak.
  • Jika kedinginan jangan membalut rapat anak anda dengan selimut yang tebal. Kenakan selimut tipis saja dan pakaian tipis pula.
  • Jika kondisi demam disertai beberapa gejala seperti muntah, diare, leher kaku, sakit tenggorokan, sakit telinga, ruam, sakit kepala, serta kejang-kejang mohon agar dibawa ke dokter untuk pertolongan lebih lanjut.

Demikian untuk anda sebagai orang tua, usahakan untuk menjaga anak anda ktika demam dengan pertolongan pertama itu, jika tidak ada perubahan segera di bawa kedokter, semoga artikel ini bermanfaat bagi anda. Terimakasih sudah berkunjung di situs resmi kami.

Baca juga : Manfaat kiwi bagi kesehatan ibu hamil

Pertolongan Pertama Pada Anak Demam

Join the discussion...

Your email address will not be published. Required fields are marked *